Manusia memang menyimpan seribu
Tanya dalam hatinya. Meskipun terkadang pertanyaan-pertanyaan terlontar secara
sadar dari mulut manusia itu sendiri. Tetapi lebih banyak pertanyaan yang
tersimpan di dalam benak seorang manusia. Ya memang itulah sifat manusia.
Mereka lebih banyak memilih untuk menyimpan pertanyaan-pertanyaan dalam benak
daripada untuk melontarkan pertanyaannya. Mungkin memang sulit untuk
mengungkapkan suatu pertanyaan yang sangat privasi dalam diri manusia itu sendiri.
Misalnya tentang “ siapa aku ?”, “mengapa aku begini ?”, “apa yang harus aku
lakukan ?”, “apa arti aku ?”, dan masih banyak lagi pertanyaan yang jarang kita
lontarkan.
Begitupun
aku, chaira…. Aku yang selalu menyimpan seribu Tanya dalam hatiku tanpa mengungkapkannya
kepada siapapun. Aku lebih memilih untuk diam atau hanya menuliskan sesuatu
dalam secarik kertas atau hanya dalam benakku saja. Aku tidak pernah berani
untuk menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang sifatnya akan mempengaruhi
pikiranku sendiri. “ Mengapa orang lebih memilih untuk hidup bersama orang yang
dia cintai ? daripada hidup dengan orang yang mencintainya ?” pertanyaan baru
kembali muncul dalam benakku saat melihat kedua temanku yang sedang dimabuk
asmara. “aku ingin dicintai, apa aku tak pantas untuk dicintai ?” lagi-lagi
muncul pertanyaan seperti itu saat aku melihat semua pasangan kekasih yang
sedang bercanda ria di taman.
Rasanya
aku sudah malas untuk keluar rumah. Semakin keluar rumah, semakin banyak saja
pertanyaan-pertanyaan yang tersimpat di dalam hati ini. Setiap hari aku selalu
pergi ke taman dekat rumahku untuk menikmati sore dan mencari inspirasi tentang
tulisan-tulisanku. Hari ini muncul pertanyaan baru lg dalam benakku “apakah aku
ditakdirkan untuk sendiri ? “, sial… kali ini pertanyaan ini membuat aku
bingung. Kenapa pertanyaan ini muncul tiba-tiba saat aku melihat sosok pria
yang sedang mengambil foto bunga di taman. “siapa dia ?”hanya pertanyaan itu
yang muncul setelah aku memperhatikan pria dengan tinggi 160 cm, dan berkulit
putih itu.” Astaga…. Mengapa ?? apa ini ??” kembali ada Tanya dalam hati ini
tentang perasaan ku saat ini.
Siang
berganti malam, aku pun pulang ke rumah dengan seribu Tanya baru dalam benakku,
“siapa dia ?” ,“sedang apa dia disana ?”, “mengapa aku merasa ada yang aneh
saat melihat dia?”. Astaga… ada apa dengan diriku. Aku kembali membuka
leptopku, dan meneruskan tulisan-tulisanku. Entah mengapa tiba-tiba aku menulis
kata “CINTA”. Astaga….. “apa aku jatuh cinta ??”pertanyaan teraneh yang pernah
terbayang dalam benakku. Astaga…. Akhirnya semakin banyak saja pertanyaan ini
muncul dalam benakku…..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar